Hanya 1 dari 5 Pengguna Internet Indonesia yang Berbelanja Online

By indonesianic
In Pemasaran
Januari 31, 2014
0 Comments
953 Views

Banyak tulisan atau berita di media cetak maupun online yang mengekspos soal e-commerce di Indonesia. Bahkan, mungkin Anda juga cukup sering mendengar kawan atau temannya-teman melaukan online dan mendapat untung besar. Terlalu banyak hype tentang e-commerce di Indonesia. Dampaknya, masyarakat mengira bahwa potensi pasarnya memang benar-benar sebesar dugaan mereka.

Di sisi Pertumbuhan angka transaksi, memang terjadi peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Namun, ternyata belum cukup signifikan. Menurut data yang dilansir dalam MarkPlus Insight Indonesia Netizen Survey 2013, user internet Indonesia yang mengaku biasa belanja online meningkat dari 15% pada tahun 2012 menjadi 20% pada tahun 2013 ini. Dari angka itu, mayoritas adalah netters perempuan. Dari situ, sekitar 14% dari responden yang berbelanja online mengaku mengeluarkan uang rata-rata Rp 200.000 untuk membeli produk via online. Responden dalam survei tersebut adalah mereka yang berusia 15 – 64 tahun yang secara rutin mengakses internet sedikitnya 3 jam sehari, baik melalui smartphone, personal computer, laptop, netbook atau tablet PC.

Kemudian, bagaimana mereka melakukan belanja online? Ternyata 27% berbelanja via messenger group seperti BBM Group, 26% lewat media sosial seperti Facebook, 26% lewat forum atau classified ads seperti Tokobagus, dan 20% lewat online shop seperti Lazada, Blibli, Zalora, dan sebagainya. Beberapa produk utama yang menjadi belanjaan mereka adalah baju, sepatu, dan tas.

Sedangkan untuk metode pembayaran yang digunakan, ditemukan fakta bahwa transfer antar rekening dan cash on delivery (COD) masih menjadi metode yang paling disukai oleh para netizen dengan perbandingan 80,7% dan 27,1%.

Dalam riset Netizen yang dilakukan group MakPlus Inc. ini terungkap bahwa Internet di Indonesia semakin menjangkau banyak kalangan dan segmen. Hampir separuh dari netizen di Indonesia merupakan pengguna internet muda berusia di bawah 30 tahun, sedangkan 16% adalah para netizen berusia di atas 45 tahun. Bahkan, hampir 95% dari Netizen tersebut adalah pengguna internet melalui perangkat mobile (smartphone). Pada survei ini terlihat bahwa netizen menghabiskan uangnya sekitar Rp 50.000-Rp 100.000 untuk Internet per bulan. Bahkan, terdapat 16,8% netizen yang rela mengeluarkan kocek di atas Rp 150.000 per bulan hanya untuk membayar koneksi Internet.

Angka pertumbukan pengguna internet di Indonesia meningkat 22%, dari 62 juta di tahun 2012 menjadi 74,57 juta di tahun 2013. Menurut rilis riset MarkPlus Insight, angka jumlah pengguna Internet di Indonesia pada tahun 2015 akan tembus 100 juta pengguna.

 

Comments are closed.