Sejarah Perusahaan & Logo ‘Daihatsu’

By fitri
In Brand Channel
Mei 14, 2016
0 Comments
4612 Views

Sejarah panjang Daihatsu dimulai lebih dari 100 tahun lalu dengan berdirinya Hatsudoki Seizo Co., Ltd pada 1907. yang berbasis di Ikeda, Osaka, ini kemudian berganti nama menjadi Daihatsu Motor Co., Ltd. (?????????? Daihatsu K?gy? Kabushiki-gaisha) pada tahun 1951. Fakta ini menunjukkan bahwa Daihatsu merupakan pabrikan tertua di . ini merupakan anggota dari Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFJ) keiretsu.

logo daihatsu - otomotif.bisnis.com

logo daihatsu – otomotif.bisnis.com

Perubahan nama Daihatsu di tahun 1951 juga ditandai dengan masuknya mobil-mobil bermerek Daihatsu ke Eropa. Berslogan “We Do Compact”, Daihatsu semakin memantapkan langkahnya sebagai produsen mobil berukuran kecil (compact) beserta mobil-mobil off road.

Sayangnya, Daihatsu terpaksa menghentikan ekspor mobilnya ke Eropa di tahun 2013 akibat kerugian yang dideritanya. Ketika itu, nilai tukar mata uang Yen terus menguat sehingga mengikis keuntungan Daihatsu. Selain itu, penjualan mobil Daihatsu di kawasan tersebut terus mengalami penurunan signifikan sejak tahun 2007 lalu. Setahun sebelumnya, Daihatsu juga telah menutup operasionalnya di Australia.

Kembali ke tahun 1967, Daihatsu rupanya telah menjalin kerjasama dengan rekanan se-negaranya, Toyota Motor Corporation. Toyota kemudian menjadikan Daihatsu sebagai salah satu anak perusahaannya di tahun 1999. Di tahun 2011, Daihatsu menginvestasikan dana sebesar 20 miliar yen untuk di Indonesia. ini mulai beroperasi pada akhir 2012 dengan kapasitas produksi 100.000 unit mobil per tahunnya.

Bicara soal logo, lambang yang tertera pada logo Daihatsu mungkin terlihat tak terlalu spesial. Sama halnya dengan logo Toyota, Honda, Suzuki, atau Lexus, logo Daihatsu hanya merupakan inisial dari nama perusahaannya. Nama “Daihatsu” terbentuk dari kata ‘Dà’ yang berarti “besar”, ‘O’ dari huruf pertama pada kata ‘?saka’ dan kata ‘Hatsu’ yang berarti “pertama”. Kata “Da-o-hatsu” yang terbentuk kemudian diucapkan menjadi “Da-i-hatsu”.

Logo Daihatsu merupakan salah satu logo mobil yang paling sederhana di dunia. Daihatsu juga tampaknya masih setia dengan logo awal yang mereka miliki, sehingga tak tertarik untuk menggunakan logo baru.

Satu-satunya mobil Daihatsu di Indonesia yang tidak menggunakan logo “D” adalah pada mobil LCGC yang bernama Daihatsu Ayla. Mengapa?

“Dalam peraturan Low Cost and Green Car (LCGC) diharuskan menggunakan nama dan logo Indonesia,” kata Johnny Dharmawan, Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor sewaktu memperkenalkan Duet Toyota Agya – Daihatsu Ayla di Jakarta, pada tahun 2012 lalu.

Sekarang Anda sudah tau kan, alasan mengapa Daihatsu Ayla malah menggunakan lambang bundaran berinisial “A”, bukannya logo “D” yang ikonik itu?

Info gratisan yang dicari: sejarah daihatsu

Comments are closed.