Situs Paket Wisata Tutup Usia, Founder Sarankan untuk Tak Gencar Cari Investor

By fitri
In Tips n Trick
Mei 3, 2015
0 Comments
935 Views

start upPerjalanan ” yang bergerak sebagai penyedia , secara resmi diakhiri pada 30 April 2015 lalu. yang dirintis oleh penggiat asal ini terhitung berdiri sejak tahun 2010, dan kini mengaku tak mampu lagi meneruskan penjualan untuk sekedar memenuhi keinginan para wisatawan. “Ini keputusan yang berat, tapi saya harus mengambil keputusan ini untuk keluarga saya dan tim Valadoo,” ujar Jaka Wiradisuria, Co-Founder yang sekaligus menjabat sebagai CEO Valadoo saat mengisi acara “ #MoveOn” di   kemarin (2/5).

Valadoo sebenarnya sudah menjalin kemitraan dengan “Wego” di tahun 2012, bahkan beberapa bulan lalu Valadoo juga telah melakukan merger dengan layanan travel “Burufly”. Melalui penuturan Jaka dapat disimpulkan bahwa Valadoo sebenarnya sudah cukup bercokol di industri startup namun tetap tak cukup kuat untuk bertahan. “Kami sudah punya pendapatan dan member yang mumpuni (jumlahnya). Tapi, itu semua belum bisa menutupi biaya operasional yang harus dikeluarkan,” terang Jaka.

Jaka mengemukakan bahwa ketergantungan Valadoo terhadap lah yang menjadi pemicu runtuhnya pondasi kekuatan perusahaan yang telah Ia rintis selama 5 tahun terakhir ini. “Dari awal, mindset kami untuk berkembang adalah (bahwa) kami butuh . Jadinya setelah itu seperti ketagihan, seakan-akan saya enggak bisa berkembang kalau tanpa ,” kata Jaka. Ketergantungan ini membuat Valadoo kerap bergerak mengikuti arah yang diinginkan oleh pihak . Hal ini sangat berbahaya ketika prinsip tidak sesuai dengan visi dan misi dasar Valadoo.Jaka Wiradisuria

Melalui pengalamannya, Jaka kemudian tak menyarankan para pemula startup terutama yang bergerak di bidang untuk gencar mencari investor di awal merintis usaha. “Sebaiknya cari investor ketika sudah punya (konsep) model yang sudah diyakini dan dipercaya,” ujar Jaka menjelaskan. Saat ditanya tentang nasib Valadoo ke depannya, Jaka mengaku tak ingin lama-lama berdiam. Paling lambat dalam 2 bulan ke depan, layanan Valadoo akan kembali diaktifkan dengan tim baru dan beberapa perbaikan. “Kami tetap pertahankan brand Valadoo. Saat ini saya sedang mencari partner yang mampu bersama-sama mempertahankan brand Valadoo.” tukasnya.

Comments are closed.